Sesiawan, Clara Feliciani and Santosa, Edbert Dwiputra and Susanto, Edwin and Elise, Elise and Teresa, Gracia (2018) Analisis Rencana Dan Pengelolaan Bisnis Online Pakaian Smart Casual Wanita Dalam Studi Kasus EVERYWEAR. Other thesis, Universitas Prasetiya Mulya.
01. COVER.pdf - Cover Image
Download (291kB)
02. LEMBAR PERNYATAAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (229kB) | Request a copy
03. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (458kB) | Request a copy
04. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (242kB) | Request a copy
05. ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (248kB)
06. DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (282kB) | Request a copy
07. BAB 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (659kB) | Request a copy
08. BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (338kB) | Request a copy
09. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (876kB) | Request a copy
10. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (349kB) | Request a copy
11. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
12. BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (927kB) | Request a copy
13. BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (209kB) | Request a copy
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (224kB) | Request a copy
15. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Pada zaman modern, kegiatan belanja konsumen mengalami shifting dari secara offline menjadi online. Berdasarkan data dari Euromonitor, terdapat peningkatan hampir dua kali lipat pada penjualan apparel & footwear dari USD 4,8 triliun di tahun 2015 menjadi USD 8,4 triliun di tahun 2016. Berbelanja pakaian secara online ternyata dapat memberikan dampak positif kepada konsumen seperti menghemat waktu berbelanja, memiliki lebih banyak pilihan produk, tersedia banyak sistem pembayaran, dan lainnya sebagainya. Namun, dalam realita masih terdapat kekurangan dan ketidakpuasan yang dialami konsumen ketika berbelanja pakaian secara online. Riset MARS Indonesia mengatakan bahwa kendala yang dialami oleh konsumen adalah ketidakpercayaan pada toko online, produk yang tidak dapat dicoba terlebih dahulu, ukuran yang tidak sesuai, barang tidak dapat ditukar, dan pengiriman yang lama. Hal tersebut dilihat kelompok sebagai permasalahan yang dapat menjadi peluang bisnis yang potensial. Kelompok memiliki ide bisnis yang bernama EVERYWEAR. EVERYWEAR merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bisnis daring pakaian smart casual wanita. Sasaran utama EVERYWEAR yaitu wanita berusia 18-35 tahun bertempat tinggal di perkotaan dengan kelas ekonomi menengah hingga menengah keatas. EVERYWEAR memiliki value yakni assurance, mass customization, dan environmental and social responsibility. Namun, value mass customization masih pada tahap pengembangan sehingga belum sepenuhnya dapat terealisasi. Saat ini, value mass customization dapat terlihat melalui jasa pemotongan gratis yang diberikan kepada konsumen. Berikutnya, setelah empat bulan konsumen dapat memesan pakaian di luar ukuran yang sudah disediakan yaitu ukuran S, M, dan L. Saat ini, EVERYWEAR memiliki designer bertaraf internasional yang telah menyelesaikan studinya di Inggris, telah bekerjasama dengan tiga penjahit eksternal, dan memiliki tiga supplier bahan baku kain. Pada karya tulis ini, kelompok menggunakan kajian literatur dari berbagai buku akademis dan jurnal ilmiah sebagai fondasi karya tulis dan diaplikasikan sebagai pendukung karya tulis ini. Karya tulis juga diperkuat dengan temuan-temuan dari hasil kualitatif, kuantitatif, penelitian alfa, dan juga penelitian beta. EVERYWEAR memiliki visi menjadi pemimpin pasar online apparel brand lokal yang menerapkan konsep smart casual trendy di Indonesia. Dari segi pemasaran, EVERYWEAR menggunakan metode competition oriented pricing dan memiliki tujuan untuk mencapai total akumulasi penjualan sebanyak 3.658 unit pada bulan Maret 2019. Dari segi operasional, tujuan yang ingin dicapai ialah memastikan jumlah produk tersedia sesuai dengan target penjualan dengan akumulasi produksi pakaian sebanyak 3.768 unit. Serta ingin mengurangi defect produk menjadi 3%. Dari segi sumber daya manusia, EVERYWEAR menggunakan struktur organisasi fungsional dan berencana untuk merekrut dua karyawan yaitu masing-masing di bulan September dan Desember. Dari segi keuangan, EVERYWEAR memiliki tujuan untuk mempertahankan arus kas pada posisi positif serta mencapai BEP di tahun pertama. Kebutuhan modal investasi awal yaitu sebesar Rp 255 juta. Dalam satu tahun operasional perusahaan, kelompok menargetkan untuk mencapai akumulasi keuntungan senilai Rp 69 juta. Penjualan dalam satu tahun mencapai Rp 909 juta dengan biaya operasional sebesar Rp 456 juta. Di tengah persaingan yang ketat, EVERYWEAR saat ini masih memiliki brand awareness yang rendah dan belum memiliki keuntungan, tetapi kelompok melihat adanya potensi EVERYWEAR untuk dikembangkan melihat penilaian konsumen bahwa EVERYWEAR cukup unggul dalam aspek design dan kualitas bahan. Setelah menjalani bisnis, kelompok mendapatkan berbagai pelajaran mulai dari bagaimana mengatasi vendor yang tidak menepati deadline, mendapatkan insight terkait preferensi model pakaian wanita yang begitu tinggi, dan bagaimana memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pakaian wanita, Smart casual, Online fitting room, Mass customization |
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce |
| Divisions: | School of Business and Economics > S1 Business |
| Depositing User: | Librarian 01 at Universitas Prasetiya Mulya |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 06:36 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 06:36 |
| URI: | https://elib.prasetiyamulya.ac.id/id/eprint/2035 |

