Desnecmen, Alven and Setyawan, Budi and Gel, Calvin Gel and Damayanti, Fera and Widyasari, Liza L. (2010) Trans Digital: Penyelenggara Multipleksing Penyiaran Televisi Digital Terestrial Penerimaan Tetap Tidak Berbayar. Masters thesis, Universitas Prasetiya Mulya.
01. COVER.pdf - Cover Image
Download (210kB)
02. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (298kB) | Request a copy
03. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (217kB) | Request a copy
04. ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (219kB)
05. DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (277kB) | Request a copy
06. BAB 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (343kB) | Request a copy
07. BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
08. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
09. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (258kB) | Request a copy
10. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (371kB) | Request a copy
11. BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
12. BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
13. BAB 8.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
14. BAB 9.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
15. BAB 10.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (416kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (223kB) | Request a copy
17. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Teknologi pertelevisian di Indonesia mulai mempersiapkan diri untuk meninggalkan era analog menuju era digital guna menyesuaikan dengan tuntutan global. Migrasi dari teknologi analog ke digital ini merupakan solusi atas keterbatasan kanal frekuensi, yang mengakibatkan sekitar 450 permohonan ijin penyelenggara program siaran (televisi swasta) sampai saat ini masih belum dapat diberikan. Pada teknologi digital satu kanal frekuensi dapat digunakan untuk enam program siaran serta memberikan kualitas gambar dan suara jauh lebih baik. Menyadari tuntutan masyarakat akan ragam dan jumlah program siaran yang lebih bervariasi, pemerintah mengupayakan efisiensi penggunaan infrastruktur melalui pemisahan struktur bisnis penyiaran swasta dari satu lembaga, yaitu stasiun televisi, menjadi beberapa badan usaha baru yang berdiri sendiri yaitu (1) penyelenggara program siaran, (2) penyelenggara multipleksing dan (3) penyelenggara menara. Kondisi ini mendorong tumbuhnya penyelenggara program siaran lokal yang akan berperan melestarikan akar budaya bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Analisis kelayakan bisnis dalam industri penyelenggara multipleksing menunjukkan industri ini menarik untuk ditindaklanjuti mengingat industri konten penyiaran akan tumbuh pesat seiring dengan tersedianya kapasitas kanal program siaran digital. Oleh karena itu PT TRANS Media Corpora membentuk TRANS Digital sebagai badan usaha baru penyelenggara multipleksing swasta berpenerima tetap tidak berbayar di bulan Oktober 2010 dengan cakupan wilayah operasional di pulau Jawa. TRANS Digital mulai mengudarakan siaran digital di wilayah Jabotabek dan Surabaya pada tanggal 1 Juli 2011 disusul wilayah lain dilakukan secara bertahap sampai akhir 2012. Target pelanggan TRANS Digital adalah Penyelenggara Program Siaran Nasional dan Lokal Augmented dimana kapasitas kanal yang diberikan diperkirakan akan terpenuhi di akhir tahun 2014. Untuk bisa mendapatkan pelanggan dan menang dalam persaingan, TRANS Digital menggunakan strategi diferensiasi yang bertumpu pada (1) Kehandalan Sumber Daya Manusia, (2) Sistem pengembangan kualitas berkelanjutan dan (3) Keandalan sistem multipleksing berkualitas Kombinasi ketiga komponen di atas membuat TRANS Digital mampu melakukan perencanaan dan menggelar jaringan multipleksing televisi digital yang menghasilkan kualitas suara dan gambar terbaik, tanpa blank spot, dan dapat diterima penerima tetap tidak bergerak dan bergerak. Keunggulan ini dilengkapi dengan layanan tim yang dinamakan “BEST” di setiap wilayah jangkauan siaran yang bisa melayani pelanggan secara online atau kunjungan langsung ke tempat pelanggan, proses yang efisien, adanya Network Monitoring System, serta dukungan penuh dan reputasi yang telah dimiliki tim dalam grup perusahaan. Positioning ini digambarkan dalam tag-line singkat ‘Jangkauan Penuh, Jelas Berkualitas’ Usaha multipleksing TRANS Digital membutuhkan investasi dan modal usaha sekitar Rp.105 milyar dengan tujuan utama meningkatkan shareholder value. Proyeksi keuangan selama 10 tahun pada skenario most-likely akan mencapai Net Present Value (NPV) Rp. 60,5 milyar dengan Modified Internal Return Rate (MIRR) 22,0%. Pengembalian modal (payback period) akan mampu dilakukan dalam waktu 6 tahun, sehingga rencana bisnis ini menjadi layak untuk dijalankan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | B2B Telecommunications Infrastructure, Digital-Switchover Spectrum Efficiency, Free-to-Air Multiplexing Operator, High-Fidelity Signal Coverage, Joint-Ventured Broadcast Facility-Sharing, Quality-Driven Long-Term Capital-Budgeting |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | School of Business and Economics > S2 Business Management |
| Depositing User: | Librarian 04 at Universitas Prasetiya Mulya |
| Date Deposited: | 01 Jun 2026 09:01 |
| Last Modified: | 01 Jun 2026 09:01 |
| URI: | https://elib.prasetiyamulya.ac.id/id/eprint/3023 |

