Manullang, Alfian and Santosa, Johanes and Riyadhi, Isa M. S. A. and Adnyana, Nyoman Wirya and Yung, Wong Sin (2011) Mobile Learning. Masters thesis, Universitas Prasetiya Mulya.
01. COVER.pdf - Cover Image
Download (357kB)
02. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (371kB) | Request a copy
03. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (253kB) | Request a copy
04. ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (273kB)
05. DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (319kB) | Request a copy
06. BAB 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (537kB) | Request a copy
07. BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (620kB) | Request a copy
08. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (531kB) | Request a copy
09. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (954kB) | Request a copy
10. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
11. BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (974kB) | Request a copy
12. BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (553kB) | Request a copy
13. BAB 8.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (498kB) | Request a copy
14. BAB 9.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (573kB) | Request a copy
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (271kB) | Request a copy
16. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh lembaga bahasa asing ternama, kemampuan berbahasa Inggris penduduk Indonesia masih sangat rendah (urutan ke-34 dari 44 negara). Ada korelasi positif antara kemampuan berbahasa Inggris dengan pendapatan penduduk. Saat ini sistem dan infrastruktur pendidikan di Indonesia masih banyak kekurangan sehingga ada peluang untuk mengatasi kekurangan tersebut. Jumlah penduduk yang besar, harga handset dan biaya berlangganan yang murah membuat penetrasi telepon seluler mencapai 92% dari total penduduk yaitu 219 juta jiwa. Ini merupakan potensi yang besar bagi industri jasa yang terkoneksi dengan telepon seluler seperti jasa keuangan (mobile banking), informasi dan hiburan (mobile entertainment) serta pendidikan (mobile learning). Perusahaan melihat peluang mobile learning dapat mengatasi kekurangan sistem dan infrastruktur pendidikan saat ini. Perusahaan memberikan layanan mobile learning menggunakan SMS, MMS, USSD, dan Voice dan memiliki value proposition yaitu belajar bahasa Inggris dimana saja dan kapan saja dengan penekanan pada ketrampilan mendengarkan (listening), berbicara (speaking), percakapan (conversation) dan perbendaharaan kata (vocabulary). Keunggulan strategi bersaing adalah memiliki layanan corversation dengan tutor untuk melatih ketrampilan berbicara yang tidak dimiliki oleh para pesaing pada industri mobile learning saat ini. Target pelanggan mobile learning adalah multi segment, mulai dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum yang berminat untuk belajar bahasa Inggris antara lain untuk tujuan pendidikan, pekerjaan, dan pergaulan. Perusahaan akan bekerjasama dengan lembaga bahasa asing yang memiliki kompetensi untuk mengembangkan metode belajar yang efektif dan interaktif dengan sistem revenue sharing dan operator telepon seluler yang sudah memiliki basis pelanggan yang cukup banyak dengan sistem wholesale (Voice, SMS, MMS, USSD). Untuk menjaga keunggulan bersaing, perusahaan melakukan pengembangan platform mobile learning dan pengembangan lini produk dan ekstensi produk ke bahasa asing lainnya. Selain itu perusahaan akan menggunakan strategi first mover advantage untuk menciptakan barrier to entry karena kebijakan operator telepon seluler tidak mengizinkan layanan yang mirip tanpa memiliki differensiasi signifikan beroperasi. Dalam jangka waktu 5 tahun kedepan, perusahaan melalui strategi pemasaran above the line, below the line, strategi penjualan (tenaga penjual dan pengembangan komunitas), strategi operasi (peningkatan kapasitas platform mobile learning), dan strategi sumber daya manusia, bertujuan untuk dapat melayani 200 ribu pelanggan dengan total investasi sebesar 10,13 milyar rupiah. Pendanaan awal dibutuhkan sebesar 4 milyar yang akan di dapatkan dari pemegang saham pendiri, pinjaman pihak ketiga dan angel investor. Dari proyeksi 5 tahun diperoleh kelayakan bisnis perusahaan untuk skenario most likely, yakni MIRR 36,86%, discounted payback period 4 tahun, shareholder value added sebesar 30,2 milyar rupiah dari dana ekuitas sebesar 2,8 milyar rupiah.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Business Differentiation, Capital Budgeting, Corporate Finance, Educational Technology, Financial Feasibility, Joint Venture, Market Penetration, Mobile Learning, Telecommunications Service, Venture Capital |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor |
| Divisions: | School of Business and Economics > S2 Strategic Management |
| Depositing User: | Librarian 04 at Universitas Prasetiya Mulya |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 17:27 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 17:27 |
| URI: | https://elib.prasetiyamulya.ac.id/id/eprint/3068 |

