Gumansalangi, Arvy Joshua and Hariyadi, Evans and Djaja, Vincent Timothy and Sukiman, Yeremia Setiadi and Budiono, Yesi (2017) Analisis Potensi Bisnis Furnitur Bambu: Mirae Craft. Other thesis, Universitas Prasetiya Mulya.
01. COVER.pdf - Cover Image
Download (553kB)
02. LEMBAR PERNYATAAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (495kB) | Request a copy
03. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (923kB) | Request a copy
04. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (533kB) | Request a copy
05. ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (549kB)
06. DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (683kB) | Request a copy
07. BAB 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (861kB) | Request a copy
08. BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (749kB) | Request a copy
09. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (741kB) | Request a copy
10. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (727kB) | Request a copy
11. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
12. BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
13. BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (610kB) | Request a copy
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (537kB) | Request a copy
15. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Mirae Craft hadir sebagai jawaban atas masalah keterbatasan bahan baku furnitur kayu. Keterbatasan ini mengakibatkan harga yang semakin mahal untuk furnitur kayu dan maraknya penebangan liar. Di lain sisi, bambu memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pengganti kayu, namun pemanfaatannya masih sangat kurang dan belum sampai pada pemanfaatan sebagai bahan baku furnitur pengganti kayu solid. Mirae Craft memproduksi furnitur berbahan dasar bambu laminasi yang memiliki fitur seperti furnitur berbahan dasar kayu solid. Dengan bahan baku bambu laminasi, Mirae Craft menawarkan desain natural motif bambu yang mudah diaplikasikan dengan berbagai design interior. Kemudahan ini karena Mirae Craft menggunakan desain yang mengikuti tren. Pasar furnitur lokal maupun ekspor terus tumbuh, terlebih lagi didukung oleh berbagai indikator ekonomi makro indonesia yang baik yaitu pertumbuhan ekonomi lebih dari 5% akan mendorong industri furnitur untuk terus mengalami peningkatan. Nilai pertumbuhan pasar furnitur sendiri lebih dari 12% untuk tahun 2016. Peluang ini semakin besar dengan lokasi Mirae Craft yang berada di daerah dengan pertumbuhan ekonomi dan hunian yang tinggi yaitu di Tangerang Selatan. Mirae menargetkan rumah tangga yang berlokasi di Tangerang Selatan dengan ketertarikan untuk beraktualisasi diri melalui desain terbaru dan mengikuti trend. Kami menawarkan desain terkini yang mengikuti trend yang sedang berkembang yaitu Mid Century. Desain Mirae tidak terpaku pada satu aliran tetapi mengikuti perkembangan tren. Produk Mirae dijual melalui Channel yang mudah diakses dan memberikan kenyamanan dalam bertransaksi yaitu melalui konsinyasi, e-commerce, reseller, dan sales person yang handal. Untuk memaksimalkan penjualan, Mirae menggunakan promotion mix yaitu Advertising dengan Google Ads, Facebook Ads dan Instagram Ads, direct marketing dengan mengirim email proposal penawaran dan katalog produk, public relation dengan dimuat dalam artikel media online, Mirae juga menggunakan personal selling melalui reseller dan agen dan pada waktu tertentu Mirae memberikan sales promotion berupa diskon dan potongan harga khusus. Operation Mirae berfokus pada kepuasan pelanggan dan efisiensi. Produk Mirae dibeli dengan sistem pemesanan (Pre Order) dengan waktu pengerjaan 14 hari kerja, sehingga Mirae tidak memiliki safety stock yang banyak. Pengerjaan dilakukan oleh pengrajin yang berpengalaman dengan pengecekan kualitas secara bertahap setiap prosesnya. Pengiriman barang jadi dilakukan melalui ekspedisi khusus pengiriman furnitur yang berada di daerah tempat workshop Mirae yaitu Kudus dan Jepara. Mirae memiliki modal awal sebesar Rp25.000.000 dengan proyeksi break event point pada penjualan produk ke 10 set. Fokus dari pengelolaan keuangan Mirae adalah efektifitas dan efisiensi untuk terus bisa menjaga arus kas tetap positif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stylish Furniture, Mid Century Furniture, Bar Chair, Lounge Chair, Coffee Table |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | School of Business and Economics > S1 Business |
| Depositing User: | Librarian 04 at Universitas Prasetiya Mulya |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 09:01 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 09:01 |
| URI: | https://elib.prasetiyamulya.ac.id/id/eprint/1626 |

