Christama, Gilbert and Jessica, Jessica and Tereynata, Tereynata and Samantha, Thea and Lionika, Wilheim Nofandi (2016) Evaluasi Kelayakan Start-up Business Panini sebagai Makanan Cepat Saji yang Praktis. Other thesis, Universitas Prasetiya Mulya.
01. COVER.pdf - Cover Image
Download (1MB)
02. LEMBAR PERNYATAAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (707kB) | Request a copy
03. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
04. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (704kB) | Request a copy
05. ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (710kB)
06. DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (919kB) | Request a copy
07. BAB 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (953kB) | Request a copy
08. BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (923kB) | Request a copy
09. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
10. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (957kB) | Request a copy
11. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
12. BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
13. BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (856kB) | Request a copy
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (831kB) | Request a copy
15. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat Indonesia semakin terpapar budaya luar dengan mobilitas tinggi. Kebutuhan masyarakat akan makanan cepat saji semakin tinggi. Namun perlu diperhatikan bahwa yang diperlukan masyarakan adalah makanan yang cepat tersajikan, tetapi tetap memiliki nutrisi yang tepat. Oleh karena itu, Stack Eat hadir untuk mengisi kebutuhan tersebut dengan menawarkan nilai ‘cepat’ disertai dengan kepraktisan dalam memakan untuk lebih menopang nilai kecepatan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengkonsumsi produk Stack Eat sambil beraktivitas (tanpa harus berhenti untuk makan), terlebih dengan maraknya multitasking di antara mahasiswa maupun karyawan kantoran saat melakukan tugas mereka masing-masing. Produk yang ditawarkan Stack Eat berupa Panini, yaitu roti lapis yang ditekan agar lebih mudah untuk mengkonsumsinya. Panini Stack Eat memberikan beragam pilihan isian kepada konsumen sesuai dengan keinginannya dengan adanya aspek kostumisasi. Perbedaan Stack Eat dengan roti lapis yang lain adalah roti yang digunakan serta isian yang banyak jenisnya. Roti yang digunakan Stack Eat berupa roti focaccia dan ciabatta yang telah dimodifikasi agar sesuai dengan tema roti lapis. Jadi, perbedaan-perbedaan yang diharapkan menjadi competitive advantage bagi Stack Eat adalah nilai kecepatan dan kepraktisan, serta cita rasa roti lapis yang berbeda yang dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen secara individu. Stack Eat juga sangat mementingkan store image yang merupakan salah satu faktor yang dinilai penting dari masyarakat berdasarkan riset kualitatif dan kuantitatif yang telah dilakukan. Oleh karena itu, Stack Eat beroperasi menggunakan konsep open kitchen yang menjadi salah satu penarik perhatian bagi konsumen. Stack Eat pertama kali melakukan penjualan pada tanggal 31 Maret 2016 di PIK Marketing Gallery 2 pada event yang diselenggarakan oleh @fab.event. Pada event tersebut, Stack Eat mendapat banyak pengalaman mengenai pemilihan lokasi. Dari pengalaman tersebut Stack Eat lebih berhati-hati dalam memilih event yang dituju. Saat ini, Stack Eat sudah membuka gerai di kantin Universitas Tarumanagara 2 yang dekat dengan target market Stack Eat yaitu mahasiswa. Pembukaan gerai dilakukan sejak pertengahan Mei dan direncanakan akan berlanjut hingga Desember 2016. Stack Eat berfokus pada direct selling kepada end user dan menggunakan sosial media instagram sebagai sarana promosi utama dikarenakan popularitas aplikasi tersebut di kalangan target market. Beberapa halangan yang dihadapi Stack Eat dalam menjalani projek bisnis adalah biaya serta waktu yang dikeluarkan. Sulit untuk mendapat kesempatan membuka gerai di mal dikarenakan biaya dan jumlah pengunjung yang tidak tepat. Namun berkat masukan dari pembimbing dan juga orang tua, Stack Eat dapat membuka gerai di kantin Universitas Tarumanagara dengan jumlah mahasiswa yang relatif besar. Pada awalnya Stack Eat mengalami profit loss yang cukup besar. Namun seperti yang dapat di lihat di laporan keuangan di bab-bab selanjutnya, akan terlihat bahwa ada perkembangan dalam penjualan. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada prospek untuk Stack Eat berkembang lebih besar. Untuk ke depannya, Stack Eat akan terus melakukan riset dan pengembangan terhadap produk agar dapat tetap relevan di mata konsumen.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Makanan Cepat Saji, Panini, Kepraktisan |
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce |
| Divisions: | School of Business and Economics > S1 Business |
| Depositing User: | Librarian 01 at Universitas Prasetiya Mulya |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 06:39 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 06:39 |
| URI: | https://elib.prasetiyamulya.ac.id/id/eprint/2135 |

