Nadia, Adissa (2014) Upaya Untuk Membangun Loyalitas Konsumen Terhadap Produk Kaldu Royco Melalui Kampanye Masak Apa Hari Ini. Other thesis, Universitas Prasetiya Mulya.
01. COVER.pdf - Cover Image
Download (192kB)
02. LEMBAR PERNYATAAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (198kB) | Request a copy
03. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (323kB) | Request a copy
04. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (216kB) | Request a copy
05. ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (227kB)
06. DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (282kB) | Request a copy
07. BAB 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (491kB) | Request a copy
08. BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (486kB) | Request a copy
09. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (417kB) | Request a copy
10. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (467kB) | Request a copy
11. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (225kB) | Request a copy
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (226kB) | Request a copy
13. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Program Project Improvement memiliki tujuan utama mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan alternatif solusi serta rekomendasi yang tepat bagi PT Lowe Indonesia. Karya tulis ini dibuat dalam rangka untuk pemecahan masalah yang dihadapi oleh Royco, salah satu merek yang merupakan market leader untuk produk bumbu penyedap yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 1972 dan kemudian diluncurkan kembali pada tahun 2002. Royco yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia dibandingkan kompetitor utamanya, Masako yang hadir pada tahun 1989, seharusnya memiliki konsumen loyal yang sudah menggunakan produknya secara turun temurun, dan diperkuat dengan pengeluaran untuk pemasaran Royco yang jauh lebih besar dibanding Masako. Namun, perolehan data pangsa pasar menunjukkan bahwa Masako masih lebih unggul dari Royco. Hal ini merupakan kondisi yang menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Dengan mengumpulkan data utama melalui penyebaran survey ke 1.000 responden berdomisili di DKI Jakarta, sebanyak 48,5% menyatakan pernah menggunakan Royco untuk memasak, dan 36,4% memilih Royco sebagai bumbu penyedap favoritnya dan sebesar 33% memilih Royco dengan alasan bahwa Royco sudah menjadi pilihan keluarga. Namun juga ditemukan bahwa 52% responden menjawab “Ya” untuk pertanyaan “Jika merek favorit Anda sedang tidak tersedia, apakah Anda akan membeli bubuk bumbu penyedap (kaldu) merek lain?”. Hal ini mengindikasikan tingginya jumlah konsumen dual users untuk Royco. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, masalah yang teridentifikasi ialah kurangnya loyalitas konsumen terhadap Royco bubuk bumbu kaldu. Teori yang penulis gunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah Integrated Marketing Communication yang menselaraskan penggunaan alat-alat media komunikasi pemasaran sehingga dapat bekerja secara harmonis, Relationship Marketing untuk retensi dan mempertahankan serta meningkatkan hubungan jangka panjang yang kuat dengan pelanggan, Customer Loyalty untuk mencapai tingkat loyalitas yang tinggi dari konsumen, dan Consumunity Marketing, untuk mengetahui unsur-unsur apa yang menyatukan komunitas. Project Improvement yang dilakukan adalah “Meningkatkan bonding dengan konsumen melalui program komunitas ibu Royco Masak Apa Hari Ini (community bonding)” yang bertujuan untuk memperoleh konsumen yang loyal dengan interaksi jangka panjang. Keberadaan konsumen loyal diharapkan dapat meningkatkan konsumsi produk Royco dan meningkatkan preferensi konsumen terhadap Royco. Integrated Marketing Communication digunakan untuk koordinasi dan integrasi dari seluruh alat alat komunikasi pemasaran (event, radio, tabloid, majalah, sosial media) menjadi sebuah program yang memiliki unsur Consumunity Marketing yaitu kebersamaan, nilai-nilai moral positif dan ritual. Memaksimalkan dampak dari penerapan Relationship Marketing untuk komunitas yang disebut community bonding dengan menghadirkan komunitas, menyediakan komunikasi, mengadakan seminar, dan mengaitkan merek perusahaan dengan event-event tertentu yang dapat mengubah tingkat Customer Loyalty dari inertia loyalty menjadi premium loyalty.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Loyalitas Konsumen, Community Bonding, Consumunity Marketing |
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce |
| Divisions: | School of Business and Economics > S1 Branding |
| Depositing User: | Librarian 01 at Universitas Prasetiya Mulya |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 07:23 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 07:23 |
| URI: | https://elib.prasetiyamulya.ac.id/id/eprint/2743 |

